Dalam persiapan pegulat untuk kompetisi, perdebatan tentang alokasi waktu antara latihan fisik di gym (angkat beban) dan latihan teknis di matras sering terjadi. Meskipun kekuatan otot adalah fundamental, kemampuan untuk menerjemahkan kekuatan tersebut menjadi gerakan fungsional di bawah tekanan tanding adalah yang paling penting. Di sinilah Simulasi Tanding (live drilling) berperan, menjadikannya komponen pelatihan yang jauh lebih berharga daripada hanya angkat beban. Simulasi Tanding adalah latihan berpasangan yang mereplikasi kecepatan, intensitas, dan ketidakpastian pertandingan yang sebenarnya. Simulasi Tanding yang teratur melatih kecepatan reaksi, waktu (timing), dan daya tahan spesifik gulat (wrestling-specific endurance), hal-hal yang tidak dapat diberikan oleh barbel.
🧠 Otak Harus Cepat Beradaptasi
Angkat beban meningkatkan kekuatan otot absolut, tetapi live drilling melatih pengambilan keputusan di bawah kelelahan. Dalam gulat, seorang atlet harus mampu melakukan single leg takedown atau sprawl hanya dalam hitungan detik.
- Pengambilan Keputusan Cepat: Simulasi Tanding memaksa otak untuk memproses informasi visual dan taktil secara cepat dan merespons dengan teknik yang benar. Latihan drilling rutin, seperti yang diwajibkan oleh federasi gulat nasional setiap hari Selasa dan Kamis sore, melibatkan transisi cepat dari posisi netral ke ground work, meningkatkan kemampuan kognitif atlet di tengah tekanan fisik.
- Meningkatkan Timing: Timing adalah kunci sukses takedown. Seorang pegulat dapat memiliki kekuatan kaki yang luar biasa, tetapi jika ia memulai shooting (drive untuk takedown) terlalu cepat atau terlalu lambat, ia akan gagal. Live drilling memungkinkan atlet merasakan timing yang tepat kapan lawan lengah atau ketika ia membuka celah.
🔋 Daya Tahan Spesifik Gulat
Daya tahan yang dibutuhkan untuk gulat adalah anaerobic endurance (kemampuan bekerja keras tanpa oksigen cukup) yang terputus-putus. Latihan deadlift di gym mungkin meningkatkan stamina otot belakang, tetapi tidak mensimulasikan energi yang dibutuhkan untuk melakukan scramble (perebutan posisi cepat) selama 30 detik di ronde ketiga.
Simulasi Tanding dengan intensitas tinggi selama 3-5 menit tanpa henti (seperti durasi satu ronde pertandingan) secara langsung melatih sistem energi yang spesifik dibutuhkan di matras. Program latihan ini, yang disebut situational drilling, berfokus pada transisi dari posisi atas ke bawah, atau escape dari pin, meniru situasi nyata yang sering terjadi di pertandingan. Peningkatan endurance ini adalah alasan mengapa pegulat yang menghabiskan lebih banyak waktu untuk live drilling cenderung memiliki performa yang lebih konsisten di babak-babak akhir turnamen.
