Dalam olahraga gulat, pertandingan seringkali dimenangkan bukan pada ronde pertama atau kedua, melainkan pada menit-menit kritis di babak akhir ketika lawan mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Kunci untuk mendominasi fase ini adalah Pelatihan Endurance yang ekstrem. Program Pelatihan Endurance yang dirahasiakan oleh atlet gulat elite dirancang untuk membangun sistem kardiovaskular dan daya tahan otot yang memungkinkan mereka mempertahankan intensitas teknis dan kekuatan fisik hingga peluit akhir. Ini adalah disiplin yang memastikan atlet memiliki ‘tangki bahan bakar’ yang lebih besar daripada lawan, memungkinkan mereka melancarkan serangan penentu saat energi lawan sudah terkuras.
Simulasi Stres Pertandingan (Live Drilling)
Salah satu rahasia utama Pelatihan Endurance gulat adalah penggunaan live drilling atau simulasi pertarungan secara berulang-ulang dengan intensitas tinggi tanpa jeda panjang. Pelatih tidak hanya menekankan pada teknik, tetapi juga pada kemampuan atlet untuk melakukan takedown dan scramble (perebutan posisi) dalam keadaan sangat lelah. Ini melampaui latihan fisik biasa; ini adalah latihan daya tahan mental di bawah tekanan kelelahan.
Program Drill of Death yang diterapkan oleh Sasana Gulat Elang Perkasa, misalnya, mengharuskan atlet melakukan 15 sesi drilling selama 3 menit tanpa istirahat, yang diselenggarakan setiap hari Rabu pukul 16.00 WIB. Latihan ini secara akurat mensimulasikan akumulasi kelelahan yang terjadi selama pertandingan penuh, melatih tubuh untuk berjuang secara efisien bahkan saat kadar asam laktat di otot sudah sangat tinggi. Tujuannya adalah memastikan bahwa kemampuan teknis atlet tidak menurun ketika mereka paling membutuhkannya di menit terakhir pertandingan.
Latihan Kondisi Fisik Spesifik Gulat
Endurance gulat tidak dapat dibangun hanya dengan berlari di treadmill. Ia membutuhkan latihan yang mensimulasikan gerakan fisik yang tidak teratur, isometric holds (menahan posisi), dan kekuatan grip (cengkeraman) yang diperlukan saat grappling.
- Latihan Chain Wrestling: Atlet gulat berlatih transisi cepat dari satu teknik ke teknik lain (takedown ke pin ke escape) selama durasi penuh pertandingan. Latihan ini yang dilaksanakan tanpa henti selama 6 menit penuh oleh atlet senior pada hari Jumat pagi, 18 Oktober 2024, memaksa otot inti (core) dan otot cengkeraman bekerja keras sepanjang waktu, meningkatkan daya tahan otot spesifik gulat.
- Grip Strength Training: Karena banyak teknik gulat bergantung pada cengkeraman kuat pada pakaian lawan (singlet) atau anggota tubuh, atlet melakukan latihan kekuatan grip menggunakan tali tebal dan fat bar (batang tebal). Cengkeraman yang kuat adalah senjata terakhir di babak akhir, memungkinkan atlet menahan kontrol posisi bahkan ketika mereka kelelahan.
Pelatihan Endurance ini adalah jaminan bagi atlet gulat untuk mempertahankan energi, terutama di babak penentuan. Kemampuan untuk menjaga tekanan di ronde terakhir sering kali memaksa lawan yang kelelahan melakukan kesalahan fatal, memberikan atlet gulat kesempatan untuk melakukan pin atau takedown yang menentukan kemenangan mutlak.
