Medan stance menjadi salah satu teknik tumpuan pertahanan yang sangat disegani dari para pegulat asal Medan saat bertanding di atas matras kejuaraan. Sikap berdiri yang kokoh dengan posisi pusat gravitasi tubuh sangat rendah membuat setiap upaya bantingan lawan dapat diredam secara sangat efektif. Keahlian taktis ini tidak lahir secara instan, melainkan merupakan hasil dari metode pembinaan disiplin tinggi yang berfokus pada penguatan daya tahan otot kaki dan punggung. Karakteristik pertahanan yang menyerupai tembok kokoh ini menjadi identitas utama yang membedakan mereka dari para pegulat asal daerah lainnya.
Medan stance yang diperagakan oleh para atlet asal Sumatera Utara ini terus diasah melalui latihan pengulangan posisi tumpuan dan penguatan daya cengkeram pergelangan kaki secara intensif. Pemahaman mendalam mengenai keseimbangan beban tubuh memungkinkan para pegulat untuk mematahkan dorongan keras lawan tanpa harus mengorbankan area pertahanan sendiri. Ketenangan yang luar biasa saat berada di bawah tekanan fisik intensif membuat lawan kerap frustrasi karena kesulitan menemukan celah untuk melancarkan kuncian. Keunggulan stabilitas tubuh yang sangat matang ini menjadi kunci utama dalam mendominasi jalannya pertarungan sejak ronde awal.
Keunggulan teknis dari sikap bertahan ini juga didukung oleh program pembentukan kekuatan otot inti dan fleksibilitas persendian yang dirancang secara terukur oleh tim pelatih. Para atlet ditempa untuk memiliki ketahanan fisik ekstra agar mampu mempertahankan posisi tumpuan rendah meskipun berada dalam kondisi kelelahan fisik yang ekstrem. Penguasaan posisi tumpuan bawah yang stabil memberikan kontrol penuh atas ritme laga serta memudahkan transisi untuk melancarkan serangan balik secara mendadak. Kombinasi ketahanan fisik dan kematangan teknik ini menjadikan reputasi pegulat daerah ini sangat ditakuti.
Secara keseluruhan, reputasi besar yang berhasil dipertahankan oleh para atlet gulat dari daerah ini tidak lepas dari konsistensi mereka dalam memelihara keunikan teknik pertahanan tradisional tersebut. Penguasaan taktik bertanding yang sangat dingin dipadukan dengan fisik yang tangguh terbukti menjadi rumus ampuh dalam mengukir deretan prestasi juara di kancah nasional. Pembinaan berkesinambungan yang berfokus pada penyempurnaan detail posisi berdiri ini dipastikan akan terus melahirkan pegulat-pegulat tangguh yang siap mempertahankan tradisi kejayaan olahraga gulat daerah pada masa-masa yang akan datang.
