Dalam dunia pendidikan modern, nilai ujian bukanlah satu-satunya tolok ukur keberhasilan. Guru masa kini dituntut untuk melakukan penilaian progresif, yaitu mengukur kemajuan siswa secara holistik dan berkelanjutan. Pendekatan ini mengakui bahwa pembelajaran adalah sebuah proses, bukan hanya hasil akhir, dan ada banyak cara untuk menunjukkan pemahaman di luar jawaban benar atau salah. Penilaian progresif memungkinkan guru untuk memahami kekuatan dan kelemahan siswa secara lebih mendalam, dan memberikan bimbingan yang lebih personal.
Salah satu cara utama penilaian progresif dilakukan adalah melalui penilaian berbasis portofolio. Alih-alih hanya mengandalkan satu ujian akhir, guru meminta siswa untuk mengumpulkan semua tugas, proyek, dan karya mereka selama satu semester. Portofolio ini memberikan gambaran yang lengkap tentang perkembangan siswa dari waktu ke waktu. Guru dapat melihat bagaimana tulisan siswa berkembang, bagaimana pemahaman mereka tentang suatu konsep meningkat, dan bagaimana mereka menerapkan keterampilan yang berbeda di setiap proyek. Contohnya, pada hari Jumat, 22 Agustus 2025, seorang guru mata pelajaran bahasa Inggris meminta siswa untuk mengumpulkan semua esai mereka ke dalam sebuah portofolio digital. Guru kemudian dapat melihat bagaimana keterampilan menulis siswa berkembang dari waktu ke waktu dan memberikan feedback yang lebih spesifik.
Selain itu, penilaian progresif juga mencakup observasi dan feedback berkelanjutan. Guru dapat mengamati partisipasi siswa di kelas, bagaimana mereka berinteraksi dengan teman-teman, dan bagaimana mereka memecahkan masalah. Guru kemudian dapat memberikan feedback verbal yang membangun, tidak hanya pada hasil akhir, tetapi juga pada prosesnya. Misalnya, seorang guru bisa memuji siswa karena kerja samanya yang baik dalam sebuah proyek kelompok, meskipun hasilnya belum sempurna. Pendekatan ini mengajarkan siswa bahwa proses dan usaha mereka sama pentingnya dengan hasil akhir. Laporan dari sebuah studi pendidikan pada pertengahan 2024 menunjukkan bahwa siswa yang menerima feedback berkelanjutan memiliki tingkat motivasi yang lebih tinggi dan kecemasan yang lebih rendah.
Pada akhirnya, penilaian progresif adalah sebuah revolusi dalam dunia pendidikan. Ini adalah pengakuan bahwa setiap siswa memiliki cara belajar dan menunjukkan pemahaman yang unik. Dengan menggunakan metode-metode di luar ujian tradisional, guru dapat melihat gambaran yang lebih lengkap tentang potensi dan kemajuan setiap siswa. Hal ini tidak hanya membuat proses belajar lebih efektif, tetapi juga lebih manusiawi dan suportif.
