Guru Harus Inovatif, Kata Khofifah di Hari Guru

Pada peringatan Hari Guru Nasional, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan pesan tegas bahwa guru inovatif adalah kunci utama dalam mencetak generasi penerus yang adaptif dan siap menghadapi tantangan masa depan. Beliau menekankan pentingnya kemampuan pendidik untuk terus berkreasi dan menghadirkan metode pembelajaran yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Puncak acara peringatan Hari Guru Nasional tingkat Provinsi Jawa Timur diselenggarakan pada hari Senin, 25 November 2024, pukul 09.00 WIB, di Ballroom Hotel Majapahit, Surabaya, dihadiri oleh sejumlah tokoh pendidikan dan perwakilan dari berbagai organisasi guru.

Khofifah menjelaskan bahwa peran guru kini tidak hanya sebatas menyampaikan materi pelajaran, melainkan juga sebagai fasilitator yang menginspirasi siswa untuk berpikir kritis dan solutif. “Menjadi guru inovatif bukan lagi pilihan, melainkan sebuah keharusan di era digital ini,” ujar Khofifah dalam pidatonya. Beliau mendorong para guru untuk memanfaatkan berbagai platform digital, menerapkan pembelajaran berbasis proyek, serta menciptakan suasana kelas yang menyenangkan dan interaktif. Salah satu bukti nyata dari komitmen ini adalah dorongan kuat untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, di mana Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah satuan pendidikan terbanyak yang secara mandiri telah mendaftar untuk melaksanakan kurikulum tersebut. Ini menunjukkan antusiasme dan kesiapan para pendidik untuk menjadi guru inovatif.

Dedikasi dan kerja keras para guru di Jawa Timur telah terbukti melalui berbagai prestasi. Khofifah mengapresiasi fakta bahwa selama empat tahun berturut-turut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur tanpa tes. Capaian ini menunjukkan kualitas pendidikan dasar dan menengah yang solid. Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah meraih penghargaan dalam ajang Ki Hajar Award 2023, yang mengukuhkan posisi sebagai daerah yang berkomitmen pada pemanfaatan teknologi dalam pendidikan. Tak hanya itu, Jawa Timur juga berhasil menjuarai Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK Tingkat Nasional pada tahun yang sama, semakin memperkuat reputasi pendidikan kejuruan di provinsi ini.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan berbagai penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka. Beberapa guru yang berulang tahun tepat di Hari Guru Nasional bahkan menerima hadiah khusus. Pesan utama dari Khofifah di Hari Guru kali ini sangat jelas: menjadi guru inovatif adalah panggilan untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkreasi demi masa depan pendidikan Indonesia yang lebih cerah dan kompetitif.