Coding dan Kecerdasan Buatan Jadi Opsi Pembelajaran di SD-SMP, Guru Diberi Penataran

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menawarkan coding dan kecerdasan buatan (AI) sebagai opsi pembelajaran baru bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Inisiatif ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan keterampilan digital yang esensial di era modern. Sebagai persiapan, Kemendikbudristek akan menyelenggarakan program penataran intensif bagi para guru yang tertarik untuk mengimplementasikan opsi pembelajaran ini di sekolah masing-masing.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbudristek, Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd., dalam sebuah webinar pendidikan yang diikuti oleh ribuan guru pada hari Kamis, 8 Mei 2025, menjelaskan bahwa penawaran coding dan AI sebagai opsi pembelajaran merupakan langkah strategis untuk meningkatkan literasi teknologi dan kemampuan berpikir komputasional siswa sejak dini. “Kami ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga menjadi kreator melalui pemahaman coding dan AI,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Nunuk Suryani menambahkan bahwa opsi pembelajaran ini akan bersifat fleksibel dan dapat diintegrasikan ke dalam mata pelajaran yang sudah ada atau ditawarkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler. Materi pembelajaran akan dirancang secara menarik dan disesuaikan dengan usia serta tingkat pemahaman siswa SD dan SMP. Fokus utama adalah pada pengembangan logika, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah melalui coding dan pemanfaatan konsep-konsep dasar AI.

Untuk mendukung implementasi opsi pembelajaran ini, Kemendikbudristek telah menyiapkan serangkaian program penataran bagi guru. Penataran perdana akan dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 17 Mei 2025, di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) wilayah Jawa Tengah. Para guru akan mendapatkan materi tentang dasar-dasar coding dengan platform yang visual dan interaktif, pengenalan konsep AI yang relevan untuk siswa, serta metode pengajaran yang efektif dan menyenangkan. Narasumber dalam penataran ini adalah para ahli di bidang coding dan AI dari berbagai universitas dan komunitas teknologi. Diharapkan, melalui penataran ini, para guru akan memiliki bekal yang cukup untuk menawarkan coding dan AI sebagai opsi pembelajaran yang menarik dan bermanfaat bagi siswa SD dan SMP.